Marahaipost.com || Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Halmahera Utara, Selpianus H. Kaya, S. Kep secara tegas menyatakan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap seluruh rangkaian proses evakuasi serta penanganan kesehatan bagi para korban letusan Gunung Dukono yang terjadi sejak Jumat (08/05/2026).
Dukungan nyata ini diwujudkan melalui pengerahan tenaga medis, penyediaan perlengkapan, obat-obatan, hingga penyiapan fasilitas pelayanan kesehatan seperti Ambulance guna menjamin keselamatan dan pemulihan para korban.
Kadiskes Halmahera Utara, Selpianus Kaya menjelaskan bahwa sejak pertama kali menerima laporan kejadian, pihaknya telah mengerahkan tenaga medis dan paramedis terlatih ke lokasi evakuasi, Pos Pemantau Gunung Dukono.
Tim kesehatan ini juga ikut bergabung bersama tim SAR gabungan, Polri, TNI, Basarnas, BPBD serta masyarakat untuk memberikan pertolongan segera saat korban ditemukan dan dibawa turun dari gunung.
“Kami mendukung sepenuhnya setiap langkah evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan. Kami juga telah menyiapkan segala keperluan mulai dari obat-obatan, alat perban, oksigen, hingga kendaraan pengangkut pasien agar proses penanganan berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran,” tegas Selpianus Kaya, Sabtu (09/05/2026).
Selpianus menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan pos pelayanan kesehatan darurat di jalur akses menuju Gunung Dukono guna memberikan pertolongan awal sebelum korban dirujuk ke rumah sakit.
” Korban yang ditemukan pada hari pertama mengalami luka-luka, terlebih dahulu ditangani di pos Pelayanan kesehatan darurat kemudian di bawah ke RSUD Tobelo,” jelasnya
Lebih lanjut Selpianus mengatakan segala kebutuhan medis yang diperlukan selama proses pencarian dan evakuasi sepenuhnya ditangani.
“Yang pasti keselamatan dan kesehatan para korban serta petugas yang bertugas dilapangan menjadi prioritas utama kami,” tandasnya.
Seperti diketahui, Tim SAR gabungan pencarian dan pertolongan yang terdiri dari unsur, Kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD serta warga setempat, akhirnya berhasil mengevakuasi 17 orang yang terjebak dan menjadi korban saat Erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, pada Jumat (08/05/2026).
Tersisa dua orang warga negara asing asal Singapura yang belum berhasil di evakuasi akibat medan terjal serta masih tingginya bahaya lontaran batuan dan semburan abu vulkanik. Satu korban yang baru saja ditemukan bernama Engel asal Jayapura ditemukan sudah meninggal dunia (*)















