Marahaipost.com || Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Maluku Utara mengerahkan pasukan dan menerapkan teknologi pesawat tanpa awak atau dron untuk membantu mempercepat proses pencarian serta penemuan korban yang masih belum ditemukan di lereng Gunung Dukono, Sabtu (9/05/ 2026).
Langkah ini diambil mengingat medan yang sangat terjal, tertutup tebal abu vulkanik, serta masih tingginya risiko bahaya di kawasan sekitar kawah gunung Dukono.
Komandan Kompi (Danki) 1 Batalyon A Pelopor Kupa-kupa, Sat Brimobda Polda Maluku Utara, IPTU Moch Thilio Bintang Onasis, S.Tr.K, menjelaskan bahwa penggunaan dron terbukti sangat efektif untuk menjangkau titik-titik yang sulit dijangkau secara langsung oleh tim SAR Gabungan.
“Kami mengerahkan dron yang dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi dan kemampuan menembus kabut tipis.” Kata IPTU Moch Thilio, saat memimpin operasi pencarian di Pos Pemantauan Gunung Dukono, Sabtu (09/05/2026).
Menurutnya, sejak dikerahkan pagi hari, dron berhasil merekam gambaran jelas keberadaan benda dan sosok yang diduga merupakan korban yang terpendam di bawah tumpukan abu dan batu didekat kawah gunung Dukono.
“Berkat bantuan pantauan dron, kami berhasil menemukan keberadaan korban Angel sekitar pukul 15.20 WIT tadi. Alat ini juga membantu memastikan titik korban lain. Hal ini sangat berharga mengingat pandangan mata di darat sangat terbatas akibat debu vulkanik yang masih beterbangan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim Brimob masih terus mengoperasikan dron secara bergantian untuk melakukan pemantauan berkelanjutan di seluruh kawasan rawan sekitar Gunung Dukono guna memastikan seluruh korban berhasil ditemukan dan tidak ada seorang pun yang masih tertinggal (*)









