Marahaipost.com || Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menggandeng 25 perusahaan untuk mendukung pendidikan 109 putra-putri daerah serta rencana pembangunan 203 unit rumah dinas bagi personel Polri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kesejahteraan anggota kepolisian.
Kerja sama tersebut dilaksanakan di Pendopo Markas Polda (Mapolda) Maluku Utara, Rabu (28/10/2026), dan dipimpin langsung Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman.
Kapolda mengatakan, keterlibatan dunia usaha merupakan bentuk sinergi untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan personel kepolisian.
Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan sejalan dengan Quick Wins Kapolri tentang Polisi Peduli Pendidikan serta Program Prioritas Kapolda Maluku Utara ke-5, yakni Mewujudkan Generasi Emas Kieraha dan Bebas Narkoba.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah Maluku Utara untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kami berharap dukungan ini dapat membantu generasi muda meraih cita-cita dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul serta mampu membangun daerahnya,” ujar Arif.
Dalam program tersebut, sebanyak 109 putra-putri Maluku Utara akan mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, baik di wilayah Maluku Utara maupun di daerah lain.
Kapolda menegaskan, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Karena itu, dukungan dunia usaha diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar sekaligus melahirkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing.
Selain sektor pendidikan, kerja sama dengan 25 perusahaan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan rumah dinas bagi personel Polda Maluku Utara.
Arif menjelaskan, kebutuhan hunian menjadi perhatian karena masih banyak personel yang bertugas di Sofifi belum memiliki rumah dinas. Sebagian anggota terpaksa menyewa rumah atau kamar kos, bahkan harus melakukan perjalanan pulang-pergi dari Ternate.
“Kondisi ini menjadi perhatian kami karena personel membutuhkan tempat tinggal yang layak dan mendukung pelaksanaan tugas. Terlebih, perjalanan dari Ternate ke Sofifi memiliki tantangan tersendiri ketika kondisi cuaca tidak menentu,” jelasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Polda Maluku Utara merencanakan pembangunan 203 unit rumah dinas, terdiri atas 96 unit tipe perwira dan 107 unit tipe bintara.
Pada tahap pertama, pembangunan direncanakan mencakup 107 unit rumah yang berlokasi di Sofifi dan kawasan Brimob di Ternate.
Kapolda berharap pembangunan hunian tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan personel, memberikan kenyamanan dalam menjalankan tugas, serta mendukung kesiapan anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga berharap kolaborasi dengan dunia usaha dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas, baik bagi generasi muda yang membutuhkan dukungan pendidikan maupun personel Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban.
“Harapan kami, sinergi dengan dunia usaha ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang membutuhkan dukungan pendidikan, serta personel Polri yang menjalankan tugas menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Arif menambahkan, kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga dengan mendukung pembangunan serta kemajuan daerah.
“Inilah semangat Polri Bersama Masyarakat yang ingin kami wujudkan di Maluku Utara, kepolisian yang tegas dalam penegakan hukum, humanis dalam pelayanan, profesional dalam pelaksanaan tugas, dan mampu membangun kolaborasi untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Melalui kerja sama ini, Polda Maluku Utara mendorong penguatan sinergi antara kepolisian dan dunia usaha guna mendukung pembangunan sumber daya manusia, meningkatkan kesejahteraan personel, serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat (*)














