Ketua DPD GMNI Malut Apresiasi Capaian 1 Tahun Pemerintahan Piet-Kasman

Berita351 Dilihat

Marahaipost. com || Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr Piet Hein Babua, M.Si dan Dr Kasman Hi Ahmad, M.Pd (Piet–Kasman), yang jatuh pada tanggal 21 Maret 2026. mendapatkan apresiasi positif atas capaian kinerja, pembangunan, dan pelayanan publik.

Program yang tertuang dalam visi, misi “SETARA” Sehat, aman, terdidik, dan berbudaya juga sejahtera ini dinilai telah menunjukkan fondasi yang kuat, khususnya dalam aspek tata kelola pemerintahan dan transparansi anggaran bahkan pencapaian satu tahun.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara Alfonsius Gisisi mengapresiasi langkah-langkah pemerintah daerah pada tahun pertama kepemimpinan dalam menata dan menyelesaikan berbagai persoalan keuangan daerah berada di koridor yang tepat.
“Sejak masa pemerintahan Piet – Kasman, masalah keuangan mulai dibenahi seperti utang BPJS, Dana Desa, honor tenaga kontrak, gaji Pegawai yang sudah diterima tepat waktu, dan TPP serta THR yang baru saja diterima,”jelas Alfonsius Gisisi, Kamis (19/03/2026).

Menurut Alfonsius, capaian awal yang telah diraih pemerintah daerah menjadi sinyal positif bagi tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Ia menilai, komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas merupakan prasyarat utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat.
“Di tengah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat ke Daerah sangat berdampak, tapi berkat Kepimpinan Dr. Piet Hein Babua dan Dr. Kasman Hi Ahmad semua bisa dirasakan oleh masyarakat, ” katanya.

Disamping itu, tambah Alfonsius, di bidang insfrastruktur, atas usulan pemerintah daerah, program Inpres Jalan Daerah (IJD) jalan d ruas Kusuri – Tolabit saat ini sudah tertangani hingga di desa Kai, selain pembangunan jalan, pembangunan jembatan pun menjadi prioritas usulan, sehingga beberapa waktu yang lalu telah di resmikan jembatan gantung dengan bentangan 80 meter di desa Gayok,
“Selain program jalan dan jembatan, pemerintahan Piet – Kasman juga membangun infrastruktur-infrastruktur dasar yang tersebar di wilayah Halmahera Utara.” ujarnya.

Apresiasi dari kalangan aktivis ini menjadi refleksi sekaligus pengingat bahwa keberlanjutan reformasi birokrasi dan tata kelola yang baik harus dijaga secara konsisten. Dengan pengawasan yang kuat dan partisipasi publik yang aktif, visi “SETARA” diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat di Halmahera Utara (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *