PSI Halmahera Utara Turun Langsung ke Lokasi Banjir Kao Barat, Priska Tadjibu Dorong Normalisasi Kali

Berita125 Dilihat

Marahaipost. com || Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh Ns. Mariane Priska Tadjibu, S.Kep bersama DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Halmahera Utara. Senin, 12 Januari 2026. Mereka turun langsung ke Desa Parseba, Kecamatan Kao Barat, menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir yang melanda wilayah tersebut.

Bantuan yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, air mineral, dan telur, sebagai kebutuhan dasar masyarakat pasca-banjir. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Aliansi Peduli Masyarakat Kecamatan Kao Barat, guna memastikan bantuan tersalurkan secara cepat, tepat, dan merata kepada warga yang membutuhkan.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, Priska Tadjibu juga mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat dalam diskusi bersama warga Desa Parseba. Ia menegaskan bahwa bencana banjir yang berulang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Banjir ini bukan sekadar musibah alam, tapi peringatan bahwa ada persoalan lingkungan yang harus segera dibenahi. Normalisasi kali adalah langkah mendesak agar warga tidak terus menjadi korban setiap musim hujan,” tegas Istri dari Ketua DPD KNPI Halmahera Utara Devid Marthin ini.

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Priska menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat dengan mendorong koordinasi lintas dinas terkait, agar penanganan banjir tidak berhenti pada bantuan darurat semata, tetapi berlanjut pada solusi jangka panjang.

Dalam pernyataannya, Priska juga mengajak semua pihak untuk tidak melupakan desa-desa lain yang turut terdampak banjir di Kecamatan Kao Barat, yakni Desa Pitago, Bailengit, Soamaetek, Parseba, dan Tuguis.

“Lima desa ini membutuhkan perhatian serius. Penanganan harus adil dan menyeluruh, karena penderitaan warga tidak boleh dibeda-bedakan,” ujarnya.

Srikandi Dapil II ini berharap, dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan elemen kemanusiaan, proses pemulihan pasca-banjir dapat berjalan lebih cepat, serta mampu menghadirkan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat Kao Barat.

“Kehadiran kami adalah bentuk solidaritas. Negara harus benar-benar hadir, bukan hanya saat bencana datang, tetapi juga dalam mencegah agar bencana serupa tidak terulang,” tutup Sekretaris Fraksi Kesatuan Bangsa DPRD Halmahera Utara (*) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *