Noh Said Pimpin Upacara Harhubnas 2026 di Pelabuhan Canga, Pesan Menhub Transportasi dan Konektivitas Jadi Perhatian

Berita637 Dilihat

Marahaipost. com || Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Tobelo menggelar upacara gabungan dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Pelabuhan Canga, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kamis (17/9/2026).

Kepala Subbagian Tata Usaha UPP Kelas I Tobelo, Noh Said, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara, diikuti insan perhubungan, stakeholder di pelabuhan Canga serta sejumlah peserta dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Noh Said membacakan amanat Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, dalam momentum peringatan Harhubnas 2026.

Harhubnas tahun ini mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya konektivitas transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam amanatnya, Menhub menyampaikan bahwa transportasi tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan kendaraan maupun pembangunan infrastruktur. Transportasi memiliki peran strategis sebagai penghubung antarpulau, antara kota dan desa, hingga menghubungkan sentra produksi dengan pasar.

Menhub juga mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya memperkuat konektivitas antara pusat-pusat produksi dan permukiman masyarakat guna menekan biaya logistik.

Karena itu, kata Menhub, tugas insan perhubungan tidaklah ringan. Salah satunya memastikan layanan transportasi perintis bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tetap berjalan dan terhubung dengan wilayah lainnya.

“Kita harus memperkuat angkutan massal perkotaan agar transportasi publik menjadi pilihan yang semakin layak dan menarik. Kita harus membangun integrasi antarmoda agar perjalanan dari pintu ke pintu menjadi lebih mudah. Dan kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” demikian amanat Menhub yang dibacakan Noh Said.

Lebih lanjut, Menhub menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan. Transformasi digital, kata dia, harus menghasilkan dampak nyata terhadap keselamatan perjalanan, peningkatan kepatuhan, serta tata kelola sistem logistik yang semakin tertib.

“Namun, secanggih apa pun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetap manusia. Aplikasi, sistem pengawasan, infrastruktur terbaik, pada akhirnya berpulang kepada integritas, kepedulian, dan keberanian kita mengambil keputusan yang benar,” tegasnya.

Dalam amanat tersebut, Menhub juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan jajaran perhubungan yang selama ini menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai banyak pekerjaan insan perhubungan berlangsung tanpa terlihat oleh publik. Mulai dari pemeriksaan landasan, pengawasan pergerakan kapal, memastikan sistem persinyalan kereta berfungsi, pemeriksaan kendaraan, pengaturan navigasi dan lalu lintas, hingga pelayanan di terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandar udara.

“Untuk seluruh pengabdian itu, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih,” kata Menhub (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *