Karhutla Mengganas di Kao, Api Lahap 5 Hektare Kebun hingga Merambat ke Areal Bandara Kuabang

Berita547 Dilihat

Marahaipost.com || Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengamuk di Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, Senin (14/9/2026). Kobaran api melahap lahan perkebunan masyarakat di Kilometer 7 Desa Jati hingga merambat ke kawasan sekitar Bandara Kuabang.

Kebakaran tersebut menjadi perhatian serius karena titik api berada di lokasi yang sebelumnya juga terbakar pada Minggu (13/9/2026). Kondisi lahan yang dipenuhi rumput alang-alang, pepohonan liar dan tanaman perkebunan membuat api dengan cepat membesar serta sulit dikendalikan.

Informasi kebakaran diterima Piket Siaga Polsek Kao sekitar pukul 12.25 WIT setelah mendapat laporan dari masyarakat. Lima menit berselang, sekitar pukul 12.30 WIT, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan satu unit mobil tangki yang disiagakan Pemerintah Kabupaten Halut langsung dikerahkan menuju lokasi.

Petugas Damkar bersama personel Polsek Kao kemudian berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membakar lahan perkebunan masyarakat.

Namun, situasi belum sepenuhnya terkendali. Sekitar pukul 14.15 WIT, tim Damkar mendapat informasi adanya titik kebakaran di depan pagar kawasan Bandara Kuabang. Tim Damkar Bandara Kuabang langsung bergerak dan berhasil melakukan pemadaman sementara.

Tak berselang lama, sekitar pukul 14.30 WIT, kobaran api kembali membesar dan merambat mendekati pos depan petugas keamanan Bandara Kuabang.
Tim Damkar Pemda Halut pun kembali dikerahkan untuk membantu mengendalikan api agar tidak semakin mendekati fasilitas bandara.

Akibat peristiwa tersebut, diperkirakan sekitar 5 hektare lahan perkebunan masyarakat terdampak kebakaran.

Tanaman yang ikut terbakar antara lain anakan pohon kelapa, pala dan cengkeh yang sebelumnya juga terdampak kebakaran sehari sebelumnya. Selain itu, api turut melahap pepohonan liar dan hamparan rumput alang-alang yang berada di sekitar lokasi.

Hingga Senin malam sekitar pukul 20.00 WIT, kobaran api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Salah satu kendala petugas di lapangan adalah akses jalan menuju sejumlah titik api yang sulit dilalui kendaraan Damkar.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Situasi di lokasi hingga Senin malam dilaporkan masih aman dan terkendali.

Kasi Humas Polres Halmahera Utara, IPTU Hopni Saribu, SH, mengatakan Polsek Kao telah mengambil sejumlah langkah penanganan setelah menerima laporan kebakaran dari masyarakat.
“Personel Polsek Kao langsung mendatangi lokasi dan membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar serta masyarakat.” kata IPTU Hopni Saribu, Selasa (15/09/2026).

Kebakaran yang kembali terjadi di lokasi yang sama menjadi perhatian aparat, terlebih kobaran api kali ini merambat hingga mendekati kawasan Bandara Kuabang.

Petugas masih melakukan upaya pemadaman dan pengendalian di sejumlah titik untuk mencegah api kembali meluas dan mengancam kawasan sekitar bandara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *