Muscab Perdana ALFI/ILFA Halut Tetapkan Husni Amal sebagai Ketua Periode 2026–2031

Berita927 Dilihat

Marahaipost.com || Musyawarah Cabang (Muscab) I Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesian Logistics and Forwarders Association (DPC ALFI/ILFA) Kabupaten Halmahera Utara resmi menetapkan Husni Amal sebagai Ketua DPC ALFI/ILFA Halmahera Utara periode 2026–2031.

Husni ditetapkan secara aklamasi oleh tim formatur setelah seluruh rangkaian Muscab yang berlangsung di Rumah Makan Halmahera Tobelo, Senin (7/9/2026).

Dalam kepengurusan perdana tersebut, Husni Amal didampingi Max A. Rubawange sebagai Wakil Ketua I dan Nasrullah Kaiyeli sebagai Wakil Ketua II.

Sementara posisi Sekretaris I dijabat Hasan Hadi, Sekretaris II Stenly Hengkengbala, Bendahara I Rasmiyati Mappe, dan Bendahara II Novita Lada.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Husni Amal yang juga berasal dari JPT PT Bangsaha Maritim Logistic menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.

Menurut Husni, salah satu pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi adalah komunikasi dan koordinasi antara perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT), pekerja, mitra, serta berbagai komponen yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

“Menurut saya, selama ini komunikasi antara JPT, pekerja, mitra, serta komponen di pelabuhan belum berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Husni.

Karena itu, kata dia, dalam waktu dekat DPC ALFI/ILFA Halmahera Utara akan melakukan roadshow dan membangun komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, Kapolres, Kajari, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara hingga Satuan Lalu Lintas.

“Kita membangun sinergitas dengan stakeholder di dalam wilayah kerja Pelabuhan Tobelo, Halmahera Utara,” ujarnya.

Husni menjelaskan, ke depan DPC ALFI/ILFA Halmahera Utara akan berjalan beriringan dengan pihak-pihak yang memiliki kompetensi di sektor kepelabuhanan Tobelo. Kolaborasi juga akan diperkuat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara.

“Tujuan kami adalah mendukung terwujudnya Halmahera Utara yang lebih maju, khususnya di bidang transportasi, logistik, dan kepelabuhanan,” katanya.

Menurut Husni, sebagai bagian dari pengguna jasa transportasi dan logistik, ALFI/ILFA siap mendukung program pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.

“Harapan kami, para pengguna jasa di Pelabuhan Tobelo dapat saling bergandengan tangan dan bersatu untuk mewujudkan cita-cita bersama, yakni kemajuan ekonomi dan pembangunan daerah Kabupaten Halmahera Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris II DPC ALFI/ILFA Halmahera Utara, Stenly Hengkengbala, yang berasal dari PT Laut Emas Logistik, menjelaskan bahwa Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) merupakan layanan pengurusan transportasi yang sebelumnya dikenal dengan istilah MKL.

Menurut Stenly, aktivitas JPT memiliki keterkaitan erat dengan sektor logistik, khususnya dalam pengurusan transportasi dan barang.

Dalam praktik administrasi kepelabuhanan, kata dia, JPT juga memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas bongkar muat barang, baik barang yang turun dari kapal maupun kontainer, termasuk pengaturan muatan balik.

“Kalau bicara soal JPT atau administrasi di pelabuhan, kami cenderung melakukan stevedoring barang-barang yang turun dari kapal maupun kontainer, begitu juga dengan muatan balik,” jelas Stenly.

Dengan terbentuknya kepengurusan DPC ALFI/ILFA Halmahera Utara periode 2026–2031, organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah koordinasi dan komunikasi bagi pelaku usaha logistik serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di sektor kepelabuhanan (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *