Bukan Sekadar Panen Raya, NHM Dorong Ikan Nila Jadi Mesin Ekonomi Warga Soahukum

Berita797 Dilihat

Marahaipost.com || PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi desa.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap pengembangan budidaya ikan nila Perikanan Modern Sadakah Farm yang dikelola melalui BUMDesa Toluaes, Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.

Dukungan itu terlihat dalam Panen Raya Budidaya Ikan Nila yang digelar di Desa Soahukum, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., jajaran pemerintah daerah, pemerintah desa, pengurus BUMDes, kelompok pembudidaya ikan, serta masyarakat.

Kepala Desa Soahukum, Remer Hein Sinyiang, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, NHM, BUMDes, dan masyarakat yang telah bersama-sama mendorong pengembangan budidaya ikan nila di desanya.

Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada momentum panen, tetapi terus dikembangkan sehingga mampu menjadikan Desa Soahukum sebagai desa yang produktif dan mandiri secara ekonomi.

Senada, Camat Kao Barat Abihud Jawali menegaskan bahwa program ketahanan pangan harus dijalankan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari satu kali panen, tetapi dari kemampuan usaha tersebut bertahan dan memberikan pendapatan bagi masyarakat.

Ia berharap sektor perikanan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi warga, sekaligus berjalan beriringan dengan penguatan sektor pertanian melalui program cetak sawah.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan Kinerja Sosial dan Urusan Regional PT NHM, Irwan Malaka, mengatakan dukungan perusahaan terhadap budidaya ikan nila merupakan bagian dari upaya mendorong masyarakat agar mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Menurut Irwan, program budidaya ikan nila tersebut telah berjalan selama beberapa tahun dan terus dikembangkan. Pengembangan dilakukan melalui penambahan unit budidaya, penyesuaian metode, hingga pembangunan berbagai sarana pendukung.

«“Keberhasilan pemberdayaan bukan hanya dilihat dari bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana masyarakat mampu mengelola usaha secara mandiri dan produktif,” ujar Irwan.»

Saat ini, usaha budidaya ikan nila tersebut telah memberikan manfaat ekonomi kepada sekitar 15 hingga 20 keluarga yang terlibat dalam pengelolaannya.

NHM juga mendorong agar pengembangan usaha tidak berhenti pada tahap produksi. Rantai usaha mulai dari penyediaan benih, pakan, pengelolaan hingga pemasaran hasil panen dinilai perlu diperkuat agar usaha tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, turut mengapresiasi dukungan NHM serta keterlibatan pemerintah desa, BUMDes dan masyarakat dalam mengembangkan potensi perikanan di Desa Soahukum.

Kasman menegaskan, panen raya harus menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan bukan sekadar kegiatan seremonial.

«“Yang paling penting adalah bagaimana usaha ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.»

Ia berharap kolaborasi antara NHM, pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan demikian, program pemberdayaan tersebut tidak hanya berkembang di Desa Soahukum, tetapi juga dapat menjadi model yang direplikasi di desa-desa lainnya.

Melalui pengembangan budidaya ikan nila Sadakah Farm, Desa Soahukum diharapkan mampu membangun sumber ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Panen raya pun bukan menjadi akhir, melainkan titik awal untuk memastikan usaha produktif masyarakat terus tumbuh, mandiri, dan memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *