Marahaipost.com || Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Halmahera Utara gelar press release di akhir tahun 2025, guna memaparkan capaian kinerja program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) selama tahun 2025.
Acara yang berlangsung di Kantor BNNK Halmahera Utara ini dihadiri oleh berbagai wartawan, di kabupaten Halmahera Utara, Rabu (24/12/2025).
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin diakhir tahun yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Halmahera Utara, Ir Fadly Irwandy Sadik, M.M dan turut hadir Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Fadly Irwandy Sadik menyampaikan kegiatan dan program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat yang telah diaksanakan seperti kegiatan penyelenggaraan advokasi, penyelenggaraan informasi dan edukasi P4GN, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam upaya memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika serta menekan angka penyalah gunaan narkotika. BNN kabupaten Halmahera Utara telah melaksanakan program dan kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotik melalui upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.
Fadly juga menjelaskan pelaksanaan kegiatan, BNNK Halmahera Utara sesuai dengan Rincian Kertas Kerja Kementrian Lembaga (RKKKL) tahun 2025, diantaranya penyelenggaraan advokasi dengan total peserta sebanyak 203 orang, kemudian kawasan rawan Narkoba dan di kabupten Halamahera Utara terdapat 4 desa dengan status waspada, desa Gamsungi, Gosoma, Gorua dan Soasio Galela.
Selain itu, pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan penggiat anti narkoba, dan di tahun 2025, sebanyak 50 orang penggiat telah di latih untuk membantu BNNK Halmahera Utara dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
BNNK Halmahera Utara juga melaksanakan kegiatan deteksi dini penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui tes urine kepada sejumlah 223 orang pada instansi pemerintah, swasta, masyarakat dan oendidikan antara lain Lapas kelas II Tobelo, PT Pertamina, PT Elnusa dan di desa Bersinar Soasio Galela.
Lebih lanjut Fadly mengatakan BNNK Halmahera Utara melaksanakan kegiatan Komunikasi Informai dan Eduksi P4GN dengan total peserta sebanyak 110 orang sedangkan penyebaran informasi dan edukasi melalui media elektronik dan media luar ruangan seperti baliho, spanduk dan selebaran (flayer).
” Kami juga melakukan sosialisasi P4GN melaui tatap muka kepada masyarakat, pelajar dan institusi pemerintah maupun swasta sejumlah 450 peserta, melalui anggaran DIPA APBN, sedangkan non DIPA, kami laksanakan sosialisasi rutin setiap hari selasa dengan nama Ron Masigaro, dan setiap hari kamis dengan nama Kamis Kololi serta akselerasi pengawasan bersinar, dengan menyasar daerah yang sering dijadikan area kumpul, pelajar pemuda dan pemudi,” jelasnya.
Selanjutnya penetapan desa bersih Narkoba atau Bersinar dan di kabupaten Halmahera Utara desa Bersinar ada di desa Soasio kecamatan Galela. Kemudian program keluarga anti narkoba di desa Bersinar (ketahanan keluarga) dan BNNK telah melakukan ketahan keluarga dengan kegiatan workshop pelaksanaan fasilitas pendidikan anti narkoba pada keluarga di desa Bersinar (program Rektara)
” Kami telah lakukan advokasi terhadp 40 orang masing-masing keluarga dan diharapkan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan dan perdaran gelap narkoba,” pungkasnya (*)










