Marahaipost.com || Aparat gabungan TNI dan Polri bergerak cepat melakukan pengamanan dan langkah preventif guna meredam bentrokan antarwarga desa Kira dan Duma kecamatan Galela Barat kabupaten Halmahera Utara yang nyaris menuju isu SARA mendapatkan mendapat respon positif dari masyarakat dan berbagai pihak.
Kali ini, apresiasi disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD kabupaten Halamhera Utara, Janlis G. Kitong, S. AP terkait dengan kecepatan aparat dalam menerjunkan personel gabungan dan berhasil mencegah eskalasi konflik dan memulihkan situasi kondusif.
Janlis Kitong yang juga ketua DPC Partai Demokrat Halmahera Utara ini mengatakan bahwa Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu dan Komandan Kodim 1508/Tobelo, Letkol Inf Alex Donal Maritua Lumban Gaol, bersama anggotanya begitu cepat mengatasi bentrok kelompok warga desa Kira dan Duma yang memanas pada Senin (30/03/2026) malam.
” Kita patut menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI dan Polri yang sudah bekerja keras dalam menjaga Kamtibmas di kabupaten Halmahera Utara,” kata Janlis Kitong, Rabu (01/04/2026).
Dia mengatakan, kepolisian dan TNI telah mendamaikan kedua kelompok warga yang terlibat saling serang tersebut. Kondisi telah aman dan warga setempat telah beraktivitas normal.
Janlis juga menegaskan bahwa bentrok kedua kelompok warga di kecamatan Galela Barat tersebut murni aksi perkelahian antar warga tidak ada hubungan apapun dengan masalah agama.
Karena itu, Janlis mengimbau kepada masyarakat di Halmahera Utara terutama di Galela Barat agar tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang akan menimbulkan konflik.
“Mari kita menciptakan situasi yang aman dan percayakan penyelesaian masalah bentrok kedua kelompok warga kepada aparat keamanan untuk menyelesaikan sesuai dengan prosedur hukum,” ujarnya.
Situasi terkini pascabentrok antar kelompok warga desa Kira dan Duma sudah kembali kondusif dan masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa (*).










