PUAN Halmahera Utara “Ganti Mesin”, Charli Soputan Dipercaya Pimpin Formatur 2026–2031

Berita, Politik721 Dilihat

Marahaipost.com || Peta kekuatan politik perempuan di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mulai bergerak. DPD Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Halmahera Utara melakukan penyegaran organisasi melalui rapat pleno yang berujung pada penunjukan Charli Soputan sebagai Ketua Formatur DPD PUAN Halmahera Utara periode 2026–2031.

Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat pleno DPD PUAN Halmahera Utara, Jumat (28/8/2026), di Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Halmahera Utara jalan Trans Tobelo-Galela.

Mengusung tema “Perempuan Bangkit, Bantu Rakyat”, rapat ini bukan sekadar agenda internal organisasi. Penunjukan kepemimpinan baru menjadi sinyal bahwa PUAN di Halmahera Utara hendak kembali memainkan peran lebih aktif dalam konsolidasi politik perempuan sekaligus memperkuat mesin organisasi sayap PAN di daerah.

Rapat dibuka langsung Ketua DPD PAN Halmahera Utara, Irham Hakim, didampingi Ketua POK DPD PAN Halmahera Utara, Jumar Mafoloi, Sementara proses pleno dipimpin Ketua DPD PUAN Halmahera Utara demisioner, Gesti Alfia, dan dihadiri 24 pengurus DPD PUAN Halmahera Utara.

Ketua demisioner DPD PUAN Halmahera Utara, Gesti Alfia, secara terbuka mengakui dirinya belum mampu berbuat banyak selama memimpin organisasi tersebut.

Pergantian kepemimpinan pun diarahkan sebagai momentum penyegaran sekaligus upaya membangkitkan kembali eksistensi PUAN di tengah dinamika politik Halmahera Utara

“Hari ini saya sudah menyerahkan Ketua DPD PUAN kepada Ketua Formatur Charli Soputan. Semoga di bawah kepemimpinan Charli, DPD PUAN Halut dapat tumbuh dan berkembang, sehingga PUAN dapat bersaing di kancah politik,” kata Gesti.

Pernyataan tersebut sekaligus membuka pekerjaan rumah bagi kepemimpinan baru. Charli tidak hanya dituntut menyusun struktur organisasi, tetapi juga membuktikan bahwa PUAN mampu bergerak dari sekadar organisasi sayap partai menjadi kekuatan politik perempuan yang memiliki basis dan program nyata.

Menerima mandat tersebut, Charli Soputan menyatakan siap membangun kembali kekuatan PUAN di Halmahera Utara.

Ia menegaskan akan memperkuat sinergi dengan DPD PAN Halmahera Utara serta mendorong keterlibatan perempuan dalam politik, kegiatan sosial hingga pengembangan UMKM.

“Saya berterima kasih kepada Ketua DPD PAN dan Ketua DPD PUAN Gesti Alfia atas amanah yang diberikan. Ini langkah awal untuk membangkitkan PUAN di Halut agar terlibat aktif di kancah politik, sosial dan pengembangan UMKM bagi perempuan,” jelas Charli.

Pernyataan Charli tersebut menjadi tantangan tersendiri. Sebab, di tengah persaingan politik yang semakin ketat, keberadaan organisasi perempuan tidak cukup hanya kuat secara struktur, tetapi juga harus mampu melahirkan kader, membangun jaringan dan hadir di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Halmahera Utara, Irham Hakim, menempatkan PUAN sebagai bagian penting dalam strategi politik PAN, khususnya untuk mendorong keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif.

Menurutnya, PUAN harus menjadi motor penggerak politik perempuan sekaligus membangun sinergi dengan struktur utama PAN di Halmahera Utara.

“PUAN harus menjadi pendobrak langkah politik perempuan pada pemilu nanti dan PUAN harus selalu bersinergi dengan DPD PAN Halut,” tegas Irham.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan PUAN di Halmahera Utara ke depan tidak hanya diarahkan pada kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam agenda politik PAN menghadapi kontestasi pemilu mendatang.

Setelah dipercaya menjadi Ketua Formatur, publik akan menunggu apakah kepemimpinan baru ini benar-benar mampu “menghidupkan mesin” PUAN, memperluas basis kader perempuan, serta mengubah organisasi menjadi kekuatan politik yang benar-benar terasa di tengah masyarakat.

Sebab, konsolidasi telah dimulai. Struktur baru akan dibentuk. Dan panggung politik perempuan Halmahera Urara kembali bergerak (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *