Dusun Kelapa Warga Dirusak, Romeo Lindang Desak Polres Halut Tangkap Pelaku

Berita1061 Dilihat

Marahaipost.com || Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Romeo Henry Lindang, mendesak Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara segera mengusut tuntas kasus pengrusakan dan pemotongan tanaman kelapa milik warga Desa Samuda, Kecamatan Galela Barat, yang diduga dilakukan oleh oknum atau kelompok tidak bertanggung jawab.

Romeo menegaskan, tindakan pengrusakan tanaman kelapa milik warga tersebut merupakan persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan. Karena itu, ia meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas dengan mengidentifikasi, mengusut, dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Menurutnya, masyarakat yang menjadi korban harus mendapatkan perlindungan hukum serta kepastian keadilan atas kerugian yang mereka alami akibat pengrusakan tanaman kelapa.

“Polres Halmahera Utara harus segera mengusut kasus ini dan menangkap oknum atau kelompok yang melakukan pengrusakan. Masyarakat yang menjadi korban harus mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum,” tegas Romeo, Senin (2/11/2026).

Ia juga berharap kepolisian menangani persoalan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah cepat aparat dinilai penting untuk mencegah persoalan tersebut berkembang menjadi konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.

Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan jalan poros Desa Samuda sempat dipalang oleh warga. Aksi pemalangan tersebut disertai pemasangan spanduk bertuliskan tuntutan agar aparat penegak hukum segera menangkap pelaku pengrusakan tanaman kelapa.

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan sekaligus desakan masyarakat agar aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus yang telah merugikan warga.

Di sisi lain, Romeo juga mengimbau masyarakat Desa Samuda agar tetap menahan diri dan tidak terpancing melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Ia meminta masyarakat mempercayakan penanganan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.

“Jangan sampai persoalan ini memicu konflik baru. Saya berharap masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses penanganannya kepada pihak kepolisian,” harapnya.

Romeo menegaskan, penegakan hukum yang tegas dan adil menjadi hal penting agar masyarakat yang menjadi korban memperoleh kepastian hukum serta peristiwa serupa tidak kembali terjadi (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *