Marahaipost.com || Sebelum menertibkan masyarakat dalam berlalu lintas, personel Kepolisian juga harus menjadi teladan. Prinsip ini ditegaskan Polda Maluku Utara melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap anggota Polri dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) dalam rangka Operasi Patuh Kie Raha 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Subbid Provost Bidpropam Polda Maluku Utara tersebut menyasar kedisiplinan internal, khususnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kelengkapan administrasi kendaraan.
Dalam pemeriksaan itu, kendaraan yang digunakan personel Kepolisian dihentikan untuk dilakukan pengecekan kelengkapan administrasi, termasuk surat-surat kendaraan serta persyaratan lain yang wajib dipenuhi pengendara.
Langkah ini menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas berlaku bagi semua pihak, termasuk anggota Polri dan PNPP. Aparat penegak hukum dituntut tidak hanya mengingatkan masyarakat, tetapi juga memberikan contoh melalui perilaku sehari-hari.
Penegakan disiplin internal tersebut tidak hanya dilakukan selama Operasi Patuh Kie Raha 2026, tetapi juga akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Upaya ini bertujuan meningkatkan kepatuhan personel terhadap peraturan sekaligus memperkuat budaya tertib di lingkungan Polda Maluku Utara.
Melalui pemeriksaan berkala, setiap personel diharapkan senantiasa memastikan kelengkapan administrasi kendaraan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta menunjukkan sikap profesional sebagai aparatur negara.
Gaktibplin ini juga sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan tanggung jawab bersama tanpa membedakan masyarakat dan aparat.
Keberhasilan Operasi Patuh tidak semata-mata diukur dari jumlah pelanggaran masyarakat yang ditindak, tetapi juga dari konsistensi aparat dalam menerapkan disiplin terhadap diri sendiri.
Selain itu, kegiatan ini memperkuat komitmen Polri untuk Hadir, Berbuat dan Bermanfaat melalui pelayanan yang mengedepankan profesionalisme, integritas, kedisiplinan, dan keteladanan.
Operasi Patuh Kie Raha 2026 sendiri dilaksanakan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas melalui edukasi, pencegahan, pelayanan, penegakan hukum, serta pengawasan internal.
Dengan penegakan disiplin yang dilakukan secara konsisten, Polda Maluku Utara berharap kepatuhan berlalu lintas semakin meningkat, baik di tengah masyarakat maupun di lingkungan Kepolisian.
Pesan yang ingin ditegaskan sederhana: bukan hanya masyarakat yang harus patuh, tetapi seluruh elemen, termasuk aparat penegak hukum. Sebab, keteladanan merupakan salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian (*)









