Polsek Kao Gencarkan Edukasi, Pelajar Sekolah Rakyat Kukumutuk Diingatkan Bahaya Miras dan Ngelem

Berita591 Dilihat

Marahaipost.com || Kepolisian Sektor (Polsek) Kao, Polres Halmahera Utara, terus memperkuat upaya pencegahan kekerasan dan penyimpangan sosial di kalangan generasi muda.

Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi kepada para pelajar di Sekolah Rakyat Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan itu dipimpin Kanit Binmas Polsek Kao, Aiptu Robert Selano. Para pelajar diberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kekerasan, kenakalan remaja, bahaya minuman keras (miras), hingga kebiasaan menghirup lem atau ngelem.

Dalam penyampaiannya, Robert menjelaskan bahwa kekerasan tidak hanya berbentuk fisik seperti memukul dan menendang. Kekerasan juga dapat berupa penghinaan dan ejekan, intimidasi, pengucilan, kekerasan seksual hingga cyberbullying melalui media sosial.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk penyimpangan sosial, mulai dari membolos dan perilaku tidak sopan hingga penyalahgunaan narkotika, perjudian, tindak kriminal dan pergaulan bebas.

Bahaya miras dan ngelem menjadi salah satu materi yang mendapat penekanan dalam kegiatan tersebut.

Aiptu Robert mengingatkan para pelajar agar tidak mencoba minuman keras seperti cap tikus maupun sopi. Menurutnya, konsumsi miras dapat memengaruhi kondisi tubuh dan perilaku seseorang serta berpotensi memicu tindakan kekerasan.

Sementara kebiasaan menghirup uap lem, seperti Lem Fox maupun Aibon, juga dinilai berbahaya karena dapat berdampak terhadap sistem saraf dan kesehatan tubuh.

“Kekerasan, miras dan ngelem bukan gaya, tapi jalan menuju kehancuran. Satu teguk dan satu hirupan bisa merusak masa depan kalian selamanya. Jadilah bagian dari solusi, stop kekerasan,” tegas Robert di hadapan para siswa.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K. mengapresiasi langkah jajaran Polsek Kao yang turun langsung memberikan pembinaan kepada pelajar.

Menurutnya, pendekatan preventif melalui edukasi di lingkungan sekolah penting dilakukan untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam perilaku yang dapat mengganggu masa depan mereka.

“Saya apresiasi Kanit Binmas Polsek Kao yang sudah hadir langsung di tengah pelajar. Ini yang saya mau, Polri harus peduli generasi muda,” ujar AKBP Erlichson.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan miras serta kebiasaan ngelem membutuhkan perhatian bersama.

“Jangan anggap remeh ngelem, itu racun yang mematikan otak,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan para siswa untuk fokus pada pendidikan dan berani melaporkan apabila menemukan tindakan kekerasan di lingkungan mereka.

“Kepada anak-anakku di Sekolah Rakyat Kukumutuk, fokuslah belajar, hormati guru dan orang tua, jauhi miras, jauhi ngelem, jauhi narkoba. Kalian adalah masa depan Halmahera Utara,” pesannya.

Ia meminta siswa tidak takut melapor kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek terdekat jika mengetahui adanya kekerasan atau ajakan melakukan tindakan yang membahayakan.

“Jika ada teman yang mengajak atau melihat tindak kekerasan, jangan takut, segera lapor ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Polri akan selalu melindungi kalian,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIT tersebut berjalan aman dan tertib. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias, sementara pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran kepolisian dalam memberikan edukasi langsung kepada pelajar.

Polres Halmahera Utara menyatakan pembinaan serupa akan terus dilakukan melalui Satbinmas, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas sebagai bagian dari langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *