Warga Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju, Tim SAR Lakukan Pencarian

Berita639 Dilihat

Marahaipost.com || Seorang warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, dilaporkan hilang di kawasan hutan. Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur terkait kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban.

Korban diketahui bernama Deri Derius Deis Nyonyie, laki-laki berusia 21 tahun, warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor SAR Ternate melalui Pos SAR Tobelo dari pihak keluarga korban.

Pos SAR Tobelo, Rudin Jr., menjelaskan berdasarkan kronologi yang diterima, korban diketahui keluar dari rumah pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIT tanpa diketahui oleh pihak keluarga.

Hingga sore hari, korban belum kembali ke rumah. Pihak keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar rumah korban dan area perkebunan Desa Sukamaju. Namun, korban belum berhasil ditemukan.

Petunjuk mengenai keberadaan korban baru diperoleh pada Rabu, 12 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIT. Seorang sopir angkutan kota (angkot) mengaku melihat korban di sekitar kawasan hutan Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat.

Saat hendak didekati, korban kemudian melarikan diri dan masuk ke dalam hutan. Upaya pencarian kembali dilakukan oleh keluarga dan warga, namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Pos SAR Tobelo untuk meminta bantuan pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tobelo dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban.

Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, yakni Tim Rescue Pos SAR Tobelo, Babinsa Togoliua, Bhabinkamtibmas Togoliua, BPBD Halmahera Utara, SAR Hidayatullah, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih dilakukan oleh tim gabungan di kawasan hutan Desa Sukamaju (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *