Marahaipost.com || Misteri penemuan kerangka manusia tanpa identitas di kawasan hutan perbatasan Desa Efi-Efi dan Desa Gamhoku, Kecamatan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Muh. Djen Taher (98), seorang purnawirawan TNI yang dilaporkan hilang sejak 26 April 2026.
Identitas korban dipastikan setelah pihak keluarga mendatangi Mapolsek Tobelo Selatan usai proses evakuasi yang dilakukan personel Polsek Tobelo Selatan pada Minggu (2/8/2026).
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K, mengatakan proses evakuasi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tobelo Selatan, Aipda Kristian Dilago, bersama personel kepolisian, saksi, dan warga.
Tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 09.00 WIT dan tiba di titik penemuan yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Desa Efi-Efi pada pukul 15.00 WIT. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kerangka korban dievakuasi dan tiba di Desa Efi-Efi sekitar pukul 18.30 WIT sebelum diamankan di Mapolsek Tobelo Selatan.
“Pada pukul 22.30 WIT, keluarga korban datang ke Mapolsek Tobelo Selatan untuk memastikan identitas kerangka tersebut. Berdasarkan ciri-ciri yang masih dikenali serta keterangan keluarga, mereka meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Muh. Djen Taher yang telah dilaporkan hilang sejak 26 April 2026,” ujar Kapolres, Selasa (4/8/2026).
Kapolres menjelaskan, cucu korban, Julayati Warye (42), menerangkan bahwa kakeknya meninggalkan rumah tanpa pamit pada 26 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIT. Saat itu korban yang telah lanjut usia diketahui mengalami penurunan kondisi fisik dan pikun.
Keluarga mengaku telah melakukan pencarian selama kurang lebih satu pekan, namun tidak membuahkan hasil. Laporan orang hilang kemudian disampaikan ke Polres Halmahera Utara, sementara pencarian secara mandiri tetap dilakukan oleh pihak keluarga.
Informasi mengenai penemuan kerangka tersebut baru diketahui keluarga setelah seorang kerabat di Kabupaten Banggai melihat unggahan di media sosial Facebook mengenai temuan itu. Keluarga kemudian segera mendatangi Mapolsek Tobelo Selatan untuk memastikan identitas korban.
Setelah mencocokkan berbagai ciri yang ada, keluarga memastikan kerangka tersebut adalah Muh. Djen Taher. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada warga dan jajaran Polsek Tobelo Selatan atas bantuan dalam proses pencarian dan evakuasi.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, menolak dilakukan autopsi, serta menandatangani berita acara penyerahan jenazah dari kepolisian.
Jenazah almarhum selanjutnya dimakamkan pada Senin (3/8/2026) di Desa Togoliua, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara (*)








