Marahaipost.com || Polda Maluku Utara secara resmi telah mengumumkan hasil sidang akhir kelulusan bagi calon anggota Bintara dan Tamtama Polri dalam rangka Penerimaan Terpadu Panitia Daerah Tahun Anggaran 2026. Pengumuman ini berlangsung secara khidmat dan penuh haru pada hari Sabtu, (4 /07/2026), bertempat di Aula Nuku, Kompleks Kantor Gubernur Maluku Utara.
Proses penetapan kelulusan ini dilaksanakan secara terhubung langsung (virtual) dengan Markas Besar Polri. Sidang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara, Inspektur Jenderal Polisi Arif Budiman, dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda, panitia seleksi, serta para orang tua dan wali dari peserta yang mengikuti proses seleksi.
Saat panitia pusat di Mabes Polri mulai membacakan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus, suasana di dalam aula terasa sangat menyentuh. Banyak orang tua yang tak kuasa menahan haru dan mengucap syukur disertai tangis bahagia mengetahui anak-anak mereka berhasil melewati seluruh tahapan seleksi yang ketat.
Dalam sambutannya, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman menjelaskan bahwa penerimaan anggota Polri merupakan tahapan paling krusial dalam upaya membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang berlandaskan konsep Polri Presisi.
Seluruh 127 peserta yang dinyatakan lulus telah berhasil melewati serangkaian tes yang sangat ketat dan menyeluruh selama berbulan-bulan, mulai dari:
Pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan berkas administrasi, Pemeriksaan kesehatan umum dan khusus, Tes psikologi untuk mengukur kematangan kepribadian, Tes akademik dan pengetahuan umum, Ujian tulis berbasis komputer, serta Uji kesamaptaan dan kemampuan jasmani.
“Melalui proses panjang dan ketat ini, kita berharap terpilih calon anggota Polri yang benar-benar memiliki kualitas fisik prima, kecerdasan yang baik, serta kepribadian yang tangguh dan jujur untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda.
Kapolda Maluku Utara menegaskan bahwa sidang terbuka ini adalah tahapan akhir yang menentukan kelulusan berdasarkan akumulasi nilai keseluruhan dengan bobot penilaian yang telah ditetapkan secara resmi oleh panitia pusat.
Irjen Pol Arif Budiman kembali mengingatkan seluruh pihak, terutama peserta dan orang tua, untuk tetap berpegang teguh pada prinsip BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis, serta prinsip clear and clean (bersih tanpa transaksi).
“Kami tegaskan dengan tegas: tidak ada ruang sekecil apa pun bagi calo, sponsorship berupa apa pun, maupun pihak yang menjanjikan kelulusan dengan syarat tertentu. Hasil yang diumumkan hari ini adalah hasil murni dari kemampuan, kerja keras, perjuangan, serta doa yang tak henti dari para peserta dan orang tua,” tegasnya.
Kepada 127 peserta yang berhasil lulus, Kapolda mengucapkan selamat yang setulus hati, namun sekaligus memberikan peringatan penting:
“Saya minta jangan merayakan kelulusan ini secara berlebihan, melakukan hal-hal yang melanggar aturan, atau berperilaku yang merugikan diri sendiri. Ingat, status kalian belum tetap sampai menyelesaikan pendidikan. Satu kesalahan kecil bisa membatalkan kelulusan yang sudah diraih dengan susah payah ini.” ujarnya.
Kapolda Maluku Utara juga meminta para calon siswa untuk segera mempersiapkan fisik, mental, serta membangun karakter yang disiplin sebelum nantinya berangkat mengikuti pendidikan pembentukan di lembaga pendidikan Polri.
Bagi peserta yang belum berhasil lulus, Kapolda berpesan agar tidak berkecil hati ataupun putus asa.
“Kegagalan hari ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan kesempatan berharga untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri dengan lebih matang lagi di kesempatan mendatang. Polri selalu membuka pintu lebar-lebar bagi putra-putri daerah yang berintegritas, gigih, dan pantang menyerah,” tambahnya.
Secara rinci, pembagian peserta yang dinyatakan lulus adalah sebagai berikut:
Calon Bintara Polri: 96 Orang
– 81 orang Bintara Polisi Umum (PTU) berkemampuan SPKT
– 6 orang Bintara Intelijen
– 2 orang Bintara Rekayasa dan Teknologi Informasi (Rekpro)
– 4 orang Bintara Bantuan Komunikasi dan Sistem Informasi (Bakomsus)
– 3 orang Bintara Polisi Air dan Udara (Polair)
Dari jumlah tersebut, 86 orang adalah peserta laki-laki dan 10 orang peserta perempuan.
Calon Tamtama Polri: 31 Orang
– 29 orang Tamtama Brigade Mobil (Brimob)
– 2 orang Tamtama Polisi Air dan Udara (Polair)
Kapolda Maluku Utara menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia daerah, tim penguji, pengawas internal maupun eksternal, serta instansi terkait yang telah bekerja keras, profesional, dan menjaga kepercayaan publik selama proses seleksi berlangsung.
Ke-127 peserta ini selanjutnya akan berangkat ke lembaga pendidikan Polri untuk mengikuti pendidikan pembentukan sebelum resmi dilantik menjadi anggota Polri (*)








