Marahaipost.com || Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) mengawali perjuangannya dalam Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026 dengan hasil yang sangat membanggakan. Pada hari pertama pelaksanaan kompetisi, kontingen yang mewakili daerah ini langsung menyabet medali emas pertama, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai capaian awal yang positif dalam ajang olahraga tingkat nasional tersebut.
Keberhasilan gemilang ini diraih oleh Iptu Pol. Maks Manolang, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sektor Galela. Ia tampil sebagai andalan dalam nomor pertarungan kumite kelas berat -65 kilogram untuk kategori putra usia 40 tahun ke atas (U40+). Dalam pertandingan final yang berlangsung di GOR Nambo Jaya Sport Center, Tangerang, Banten, pada Kamis (25/6/2026), Maks mampu menampilkan permainan yang tangguh dan terstruktur sehingga berhasil mengalahkan lawan tangguh dari perwakilan Sumatera Barat dan keluar sebagai juara.
Prestasi ini semakin istimewa mengingat Maks Manolang tidak hanya bertugas sebagai atlet yang berlaga di atas matras, tetapi juga merangkap peran sebagai pelatih resmi dalam kontingen Polda Malut. Meskipun memiliki tanggung jawab ganda, ia mampu membagi fokus dengan baik dan membuktikan kualitasnya sebagai atlet sekaligus pembina. Ia tampil mewakili organisasi karate nasional, Institut Karate-Do Nasional (INKANAS), dan menunjukkan performa yang mendominasi sejak babak penyisihan, perempat final, semifinal, hingga akhirnya melangkah ke babak puncak.
Usai menerima medali emas, Maks mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. “Keberhasilan ini saya persembahkan sepenuhnya untuk Polda Maluku Utara dan seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan penuh. Ini baru awal perjuangan saya di ajang ini. Setelah meraih emas di kelas ini, saya masih akan kembali turun bertanding di kelas yang berbeda untuk terus berusaha menambah perolehan medali bagi daerah kami,” ujarnya dengan semangat.
Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026 merupakan ajang kompetisi berskala nasional yang diikuti oleh ratusan karateka dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi tempat unjuk kemampuan dan persaingan olahraga, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan, pengembangan bakat, serta pengukuran kualitas atlet, khususnya yang berasal dari lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Melalui ajang ini, diharapkan tercipta personel yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki prestasi yang membanggakan di bidang olahraga.
Menyikapi keberhasilan ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Malut, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, medali emas yang diraih menjadi bukti nyata bahwa personel Polri memiliki kemampuan dan keunggulan tidak hanya dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di kancah olahraga nasional.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama. Kami berharap capaian yang ditunjukkan oleh Iptu Maks Manolang dapat memotivasi seluruh personel Polda Malut untuk terus mengembangkan potensi diri masing-masing, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari maupun dalam kegiatan positif di luar jam kerja. Semoga keberhasilan ini menjadi awal yang baik untuk perolehan medali lainnya bagi kontingen Polda Malut sepanjang ajang ini berlangsung,” pungkasnya (*)









